KUMPULAN PUISI DARI DRAKOR A POEM A DAY ( YOU WHO FORGOT POETRY ) EPS 1-4

Hello Everybody! Hari ini, Aku mau sharing puisi yang ada pada drama korea " A Poem a Day ". Mungkin udah gak asing lagi ya, Drakor ini bener-bener membawa pesan tentang kehidupan, percintaan dan lainnya dengan sangat baik. Sampai-sampai mewek nontonnya T_T. Karena mau menjelang Last EPS Minggu depan, aku bakal sharing kumpulan puisinya sampai episode terakhir muncul!! Moga aja endingnya baguss, ( maunya boyoung bisa sama minho gak sama ye seonsaengnim ) xD Okehh langsung aja !! :D

EPS 1
Bunga yang Bermekaran Saat Berayun
Oleh : Do Jong Hwan
Tak ada bunga yang mekar tanpa berayun
Bunga tercantik di dunia ini sekalipun,
Semuanya mekar dengan terayun
Dengan terayun,
Mereka dapat tumbuh dengan posisi tegak

Luka dan Kesedihan juga Dapat Menjadi Sebuah Jalan
Oleh : Lee Chul Hwan
Aku menyadari ini setelah sekian lama merasakan luka
Luka itu dapat menjadi sebuah jalan
Tidak ada kehidupan tanpa tiupan angin
Angin harus bertiup,
Agar pohon dapat mengakar dalam pada tanah
Sehingga ia tak akan roboh

Itulah sebabnya,
Mengapa angin mengayunkan pohon
Itulah sebabnya,
Angin mengayunkan kita semua
Luka dapat juga menjadi sebuah jalan
Kesedihan dapat pula menjadi sebuah jalan

EPS 2
Awal Baru
Oleh : Oh Bo Young
Aku telah menguraikan simpul yang kusut itu
Aku juga membuang tambang yang telah putus
Tanpa ada rasa yang tersisa maupun penyesalan

Aku menegakkan posisiku
Aku melepaskan hubungan yang rumit itu

Dengan perasaan damai dan pikiran penuh percaya diri
Aku menghapus hari kemarin,
Dengan harapan esok yang lebih baik


Setiap Momen Terasa Bagaikan Kuncup Bunga
Oleh : Jung Hyun Jong
Saat ini aku menyesalinya
Apa yang terjadi dahulu,
Mungkin adalah harta yang berharga

Seseorang di masa lalu,
Objek pada masa itu,
Mungkin adalah hartaku yang berharga

Aku seharusnya lebih dekat denganmu,
Lebih sering bicara denganmu
Aku semestinya lebih mendengarkanmu,
Lebih dalam mencintaimu

Aku bertanya-tanya,
Apakah melepaskanmu pergi,
Karena lelah mendengarkanmu?
Seolah aku tengah kehilangan pikiran

Aku seharusnya lebih menghargai masa itu
Setiap momen bagaikan kuncup bunga
Kuncup bunga yang mekar,
Ketika aku bersemangat

EPS 3
Pertemuan Pertama
Oleh : Ha Guem Joo
Aku sangat berterima kasih kepadamu,
Yang memperlakukanku bagaikan sekuntum bunga

Saat kehidupan begitu berat
Aku melalui banyak hal,
Dan tak pernah mendapatkan perhatian pada perjalanan ini

Melalui pertemuan denganmu,
Aku menemukan diriku yang baru

Aku sangat berterima kasih kepadamu,
Yang memperlakukanku bagaikan sekuntum bunga,
Saat kehidupan begitu berat


Aku Menyukaimu
Oleh : Kim Yong Taek
Suatu hari di musim semi,
Aku melihat cintamu
Menerangi halaman belakangku dengan kebahagiaan
Yang sebelumnya gelap di bawah bayangan

Kau yang memanggilku,
Keluar dari kegelapan dengan cintamu
Dengan cahaya terang,
Yang hanya dapat muncul dari kegelapan

Kau berdiri dihadapanku dan tersenyum,
Bagaikan sekuntum bunga liar
Bahkan memikirkanmu,
Membuatku bahagia

EPS 4
Berdiri Dekat
Oleh : Kim Sa In
Dia membungkuk kembali,
Mengumpulkan koran dan kertas kardus
Celana Kerjanya menjadi longgar,
Pada tubuhnya yang semakin kurus

Ketika sebuah mobil lewat,
Dia lekas berdiri dipinggir
Dengan bagian kecil yang merupakan satu-satunya,
Daging dan darahnya

Berdiri dalam kesendirian
Bagaikan Laba-laba,
Di dinding semen yang kotor
Bagaikan Ikan Pari Tua,
Di dasar pelampung air

Berdiri bungkuk dan dekat,
Dengan dinding abu-abu
Saat mobil sudah lewat,
Nenek itu yang bagaikan gulungan kertas,
Perlahan menegakkan kembali tubuhnya
Roda bagan itu mengikuti dibelakangnya,
Seperti domba-domba muda

Jika aku memikirkan televisi usang,
Yang mungkin menyala diruangan itu
Bila aku memikirkan Bak cuci piring, panci dan penggorengan
Dan dirinya yang akan berdiri di depan semua itu
Aku tercekat
Jika aku memikirkan lap yang tergantung di dinding
Yang mungkin telah diperasnya

Ditunggu kelanjutannya<3

No comments:

Post a Comment

Warna-Warni Bunga di The Blooms Garden

Hello semua, selama quarantine ini, (aseekk) aku bosen dan bingung harus ngapain. Untuk isi waktu luang, aku mau sharing pengalaman aku perg...