EPS 13
Kita
Oleh : Lee Ji Hyun
Oleh : Lee Ji Hyun
Kau adalah musim
semi
Dan aku adalah bunga
Itu sebabnya,
Aku bahkan tak bisa melihat bunga sakura
Dan aku adalah bunga
Itu sebabnya,
Aku bahkan tak bisa melihat bunga sakura
Aku adalah musim
semi
Dan kau adalah bunga
Sebab itu,
Hanya kau yang dapat kulihat
Dan kau adalah bunga
Sebab itu,
Hanya kau yang dapat kulihat
Kita adalah
ladang bunga
Dan kita adalah musim semi
Dan kita adalah musim semi
Pulang ke Rumah
Oleh : Kim Yoon Ah
Oleh : Kim Yoon Ah
Dalam perjalanan
pulang ke rumah
Aku meninggalkan hatiku pada matahari yang terbenam
Dan aku memikirkan segala hal yang telah kau lakukan
Aku merasakan kesedihan atas pikiran yang tak terhitung itu
Aku meninggalkan hatiku pada matahari yang terbenam
Dan aku memikirkan segala hal yang telah kau lakukan
Aku merasakan kesedihan atas pikiran yang tak terhitung itu
Karena tak ada
cara untuk mengetahui
Apa yang akan terjadi esok hari
Aku hanya dapat memeluk punggungmu
Dan mengatakan segalanya akan baik-baik saja
Dan mengatakan segalanya akan baik-baik saja
Aku merasa seolah
ada lebih banyak yang dapat ku lakukan untukmu
Menimbulkan ketidaksabaranku
Aku merasa sedih atas beban beratmu,
Pada hari-hari yang panjang
Kuharap sesuatu
yang baik akan terjadi esok
Karena kau layak mendapatkannya
Kuharap bebanmu akan menghilang dan kembali bahagia
Aku mendoakan hal itu dengan tulus
Karena kau layak mendapatkannya
Kuharap bebanmu akan menghilang dan kembali bahagia
Aku mendoakan hal itu dengan tulus
EPS 14
Kehidupan Bagaikan Penggunaan Rekening Bank
Oleh : Kim Si Tak
Oleh : Kim Si Tak
Kehidupan
bagaikan penggunaan rekening bank
Bayar uang pokok, Bayar bunga
Dan jika melewati masa tenggat, Bayar bunganya
Bayar uang pokok, Bayar bunga
Dan jika melewati masa tenggat, Bayar bunganya
Penggunaan
rekening bank dapat dibatalkan jika terasa terlalu membebani
Namun ketika hidup menjadi terlalu melelahkan,
Mungkinkah bagi kita membatalkannya di tengah jalan?
Namun ketika hidup menjadi terlalu melelahkan,
Mungkinkah bagi kita membatalkannya di tengah jalan?
Jika kita
mengkalkulasikan tahun-tahun kita hidup,
Dan mengembalikannya pada sisa usia kita
Dapatkah kita membatalkannya?
Dan mengembalikannya pada sisa usia kita
Dapatkah kita membatalkannya?
Akankah kita
mendapatkan dana pembatalan?
Kehidupan,
Bagaikan sangkutan piutang dalam waktu yang panjang
Kehidupan,
Bagaikan sangkutan piutang dalam waktu yang panjang
Lily Magnolia
Oleh : Do Jong Hwan
Oleh : Do Jong Hwan
Aku bahagia
karena bertemu denganmu
Dan aku juga menderita karena bertemu denganmu
Ketika aku menghempaskan tubuhku ke ranjang selagi memeluk seseorang,
Yang tak lagi memiliki perasaan padaku
Dan aku juga menderita karena bertemu denganmu
Ketika aku menghempaskan tubuhku ke ranjang selagi memeluk seseorang,
Yang tak lagi memiliki perasaan padaku
Aku merasa seolah
kelopak bunga berjatuhan,
Di kepalaku dari atasku
Di sebuah kebun dimana lily magnolia bermekaran,
Setelah magnolia putih berguguran
Di kepalaku dari atasku
Di sebuah kebun dimana lily magnolia bermekaran,
Setelah magnolia putih berguguran
Pikiran tentang
lily magnolia akan kembali mekar,
Memberiku rasa sakit yang hebat
Sebagaimana aku menyaksikan pohon dan bunga-bunga terpisah secara runtun
Sulit bagiku untuk berdiri di samping pohonnya
Memberiku rasa sakit yang hebat
Sebagaimana aku menyaksikan pohon dan bunga-bunga terpisah secara runtun
Sulit bagiku untuk berdiri di samping pohonnya
Rasanya seperti
melihat diri sendiri menjadi sosok yang keji
Aku bahagia karena bertemu denganmu
Dan aku juga menderita sekian lama karenamu
Aku bahagia karena bertemu denganmu
Dan aku juga menderita sekian lama karenamu
EPS 15
Perjalanan ke Seoul
Oleh : Kim Min Ki
Oleh : Kim Min Ki
Untuk murai yang
datang setiap pagi
Dan bernyanyi sebelum kau pergi
Dan bernyanyi sebelum kau pergi
Setelah aku pergi, kembalilah
Dan hibur orang tuaku
Siapa yang akan
menjaga orang tuaku yang telah uzur
Setelah aku pergi?
Setelah aku pergi?
Mengapa perjalananku menuju seoul begitu panjang?
Kukira Ibu Baik-baik saja Melakukannya
Oleh : Shim Soon Deok
Oleh : Shim Soon Deok
Kukira ibu
baik-baik saja melakukannya
Bahkan jika ia membanting tulang diladang pertanian
Bahkan jika ia membanting tulang diladang pertanian
Kukira ibu
baik-baik saja melakukannya
Bahkan meski ia duduk di ubin
Dan memakan semangkuk nasi dingin untuk makan siang
Bahkan meski ia duduk di ubin
Dan memakan semangkuk nasi dingin untuk makan siang
Kukira ibu
baik-baik saja melakukannya
Bahkan meski ia mencuci dengan tangan telanjang
Dan air dingin ketika musim dingin
Bahkan meski ia mencuci dengan tangan telanjang
Dan air dingin ketika musim dingin
Kukira ibu
baik-baik saja melakukannya
Aku kenyang, Aku tidak lapar
Itulah yang ia katakan meski kelaparan demi keluarganya
Aku kenyang, Aku tidak lapar
Itulah yang ia katakan meski kelaparan demi keluarganya
Kukira ibu
baik-baik saja melakukannya
Bahkan meski telapak kakinya sakit
Hingga menimbulkan suara berisik dari balik selimutnya
Bahkan meski telapak kakinya sakit
Hingga menimbulkan suara berisik dari balik selimutnya
Kukira ibu
baik-baik saja melakukannya
Bahkan meski kuku jarinya begitu buruk
Hingga tak dapat lagi dibersihkan
Bahkan meski kuku jarinya begitu buruk
Hingga tak dapat lagi dibersihkan
Kukira ibu
baik-baik saja melakukannya
Bahkan ketika ayah mengamuk
Dan memberontak saat kita menyusahkan dirinya
Bahkan ketika ayah mengamuk
Dan memberontak saat kita menyusahkan dirinya
Kukira ibu
baik-baik saja melakukannya
Aku merindukan nenekmu, Aku merindukan nenekmu
Kusangka, mereka mengatakannya untuk protes
Aku merindukan nenekmu, Aku merindukan nenekmu
Kusangka, mereka mengatakannya untuk protes
Dia terbangun di
tengah malam
Dan menangis dalam diam
Ketika melihat ibu seperti itu
Ah, Ibu tidak baik-baik saja melakukannya
Dan menangis dalam diam
Ketika melihat ibu seperti itu
Ah, Ibu tidak baik-baik saja melakukannya
EPS 16
Di Kuil Seonunsa
Oleh : Choi Young Mi
Oleh : Choi Young Mi
Pasti sulit bagi
sekuntum bunga untuk mekar,
Tapi ia tetap kemudian layu dalam waktu singkat
Tapi ia tetap kemudian layu dalam waktu singkat
Tanpa waktu untuk
melihat dengan seksama,
Tanpa waktu untuk memikirkanmu
Tanpa waktu untuk memikirkanmu
Ia layu dalam waktu singkat
Sama seperti saat
pertama kali kau mekar dalam hatiku
Aku berharap dapat melupakanmu secepat itu
Kau tersenyum
dari kejauhan
Kau pergi menuju pegunungan
Kau pergi menuju pegunungan
Mungkin mudah
bagi sekuntum bunga untuk layu
Namun perlu waktu selamanya untuk melupakannya
Namun perlu waktu selamanya untuk melupakannya
Benar-benar
selamanya
Di Yongsan
Oleh : Oh Gyu Won
Oleh : Oh Gyu Won
Masih banyak
orang-orang konvensional di dunia ini
Yang menyakini bahwa puisi mengandung kisah yang hebat
Yang menyakini bahwa puisi mengandung kisah yang hebat
Tidak ada yang istimewa dalam puisi
Hanya mengandung kehidupan kita yang sedikit hebat
Hanya mengandung kehidupan kita yang sedikit hebat
Mengandung
fantasi orang-orang
Yang tidak dapat kita abaikan
Yang tidak dapat kita abaikan
Sebagaimana kebodohan kita tumbuh
Di dalam kehendak dan idealisme kita
Begitu pula
dengan cinta dan kepercayaan
Demikian juga moral dan keyakinanku atas mereka
Demikian juga moral dan keyakinanku atas mereka
Mereka tidak yakin sejauh keyakinan mereka
Dan pada
rerumputan yang indah
Gulma pun tumbuh
Seperti apa ketidakyakinan dan cinta itu?
Gulma pun tumbuh
Seperti apa ketidakyakinan dan cinta itu?
Tidak ada yang
istimewa dalam puisi
Hanya mengandung kehidupan kita yang masih berlanjut
Dan kehidupan kita yang masih berlanjut
Hanya mengandung kehidupan kita yang masih berlanjut
Dan kehidupan kita yang masih berlanjut
Berhadapan dengan kita sepanjang waktu
Pada jalan yang
menjadikannya sedikit hebat
Kau mungkin tidak ingin mempercayainya
Tetapi memang tidaklah sehebat itu
Kau mungkin tidak ingin mempercayainya
Tetapi memang tidaklah sehebat itu
Puisi : Tulis
Puisi Tentang Kehidupan Kita yang Tidak Hebat
Oleh : Jung Jae Chan ( Listening To You )
Oleh : Jung Jae Chan ( Listening To You )
No comments:
Post a Comment